-1.jpg)
Oktan adalah ukuran yang diterapkan di bensin yang menunjukkan sampai di suhu panas berapa ia terbakar dengan sendiri ( tanpa disundut percikan api ). Untuk menyeragamkan dipakai angka yang disebut RESEARCH OCTANE NUMBER atau biasa disingkat RON. Semakin tinggi angka RON-nya semakin tahan panas dia. Nah, bensin premium yang kalian pakai itu RON 88, Pertamax 91 dan Pertamax Plus 95. Selanjutnya, kalian tau piston mesin kan ?( Orang Betawi bilang ZEKER ) Gerakannya naik turun karena udara yang dimampetin waktu naik dicampur bensin dari karburator trus dibakar pakai busi:DORR !! piston ditendang ledakan itu kebawah, tapi setelah mentok dibalikin lagi keatas sama KRUK AS yang bentuknya bunder. Gitu bolak-balik sampai motormu ngacir. Semakin tinggi kompresinya semakin mampat udaranya dan semakin gede tendangannya dan semakin besar tenaganya. Tetapi semakin tinggi kompresinya semakin tinggi pula panas yang timbul. Nah disini Oktan berbicara. Untuk motor yang biasa dipasarkan di Indonesia sengaja dibikin kompresinya rendah. Misalnya 1 : 9; Jangan bingung, itu perbandingan volume silinder saat piston pol dibawah ( misal volumenya 90 cc) dan saat pol diatas ( disini jadi cuma 10 cc ). Jadi temen-temen bisa pakai Premium yang murah meriah. Tetapi resikonya, tenaga mesinnya kecil. Biasanya dikompensir dengan memperbesar volume atau CC motor ( tapi jadinya boros juga ya?). Sedang motor punya KP001 itu bikinan luar nagri, jadi kompresinya tinggi, tenaganya gede tapi resikonya? Pakai Pertamax Plus! Kalau pake Premium? Ya bensinnya terbakar duluan sebelum businya ngeluarin api. Akibatnya gak jadi tenaga tetapi malah mesinnya panas. Tandanya? Mesin”ngelitik” ( itu sebenarnya bunyi ledakan kecil-kecil di dalam silinder ).
Jadi jelas kan sekarang, kenapa motor KP001 ngacir? Kalau pingin, jangan Cuma bensinnya dituker motornya juga. Jual kebun mertua he..he..he


